Kidung Keesaan/Pentakosta

Dari Kidung
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 278 KK 280 ⇨

KK279: HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH

la=d 6/8 MM ± 50

1

Hendaklah kamu penuh dengan Roh,
sahut menyahut menyanyikan mazmur,
kidung pujian, lagu rohani,
nyanyi, bersorak sebulat hatimu
bagi Tuhan!

2

Senatiasa ucapkan syukur
kepada Allah, Bapamu disurga
diatas segala berkat karunia,
ucapkan syukur dalam nama Tuhanmu
Yesus Kristus!

3

Hendaklah kamu berhati rendah:
rendahkan diri terhadap sesama,
taat mengikut Juruselamat,
takwa mengabdi kepada Tuhanmu,
Yesus Kristus!

Syair: H.A. Pandopo, 1998, berdasarkan Efesus 5:18b-21
Lagu: H.A. Pandopo, 1998

Tonton YouTube-nya:
HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 279 - HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HENDAKLAH KAMU PENUH DENGAN ROH" sebelumnya.

⇦ KK 279 KK 281 ⇨

KK280: APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU

do=g 4/4 MM ± 96

1

Apinya berkobar dalam hatiku,
‘ku girang kar’na Yesus memb’ri.
Dihangatkan jiwaku,
tak perlu ‘ku mengeluh
darah-Nya membasuh diriku bersih.

Reff:

Api-Nya terang, jiwaku senang,
muliakanlah Tuhanku;
Haleluya bergemar, Yesus Raja yang benar;
Api-Nya berkobar dalam hatiku

2

Apinya berkobar dalam hatiku,
gembiralah hatiku selamanya.
Ku bersaksi berseru,
“Yesus Juru s’lamatku”
kar’na ‘ku berpegang pada janji-Nya.

3

Apinya berkobar dalam hatiku,
jiwaku s’lamat kar’na ‘kuasa-Nya.
Nyala kasih dalamku,
mengalahkan seteru;
Roh memimpin hidupku seluruhnya..

4

Apinya berkobar dalam hatiku,
dinyalakan iman, harapanku.
‘Ku bersaksi bagi-Nya,
muliakan nama-Nya
agar nyata kasih Kristus, Tuhanku.

Syair: I Can Feel the Fire Aburning, William Elmo Mercer,1953/1958, terj. K. P. Nugroho + 1963
Lagu: William Elmo Mercer,1953/1958

Tonton YouTube-nya:
APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 280 - APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT" mengabaikan kunci pengurutan baku "APINYA BERKOBAR DALAM HATIKU" sebelumnya.

⇦ KK 280 KK 282 ⇨

KK281: DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT

la=es 3/4 MM ± 84

1

Datanglah, ya Sumber rahmat,
selaraskan hatiku
menyanyikan kasih s’lamat
yang tak kunjung berhenti.
Ajar aku madah indah,
gita balai surga-Mu.
Aku puji gunung kokoh,
gunung pengasihan-Mu.

2

Hingga kini ‘ku selamat
dengan kuat yang Kau b’ri.
Kuharapkan akan dapat
sampai di neg’ri seri.
Yesus cari akan daku,
domba binal yang sesat;
untuk membela diriku,
dipukul-Nya salib b’rat.

3

Tiap hari ‘ku berutang
pada kasih Abadi.
Rantailah hatiku curang
dengan rahmat tak henti
‘Ku dipikat pencobaan
meninggalkan kasih-Mu;
inilah hatiku, Tuhan,
meteraikan bagi-Mu!

Syair: Come Thou Fount of Every Blessing, Robert Robinson, 1758, terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: John Wyeth’s Respository of Scared Music, 1813

Tonton YouTube-nya:
DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 281 - DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "INILAH HARI KELIMAPULUH" mengabaikan kunci pengurutan baku "DATANGLAH, YA SUMBER RAHMAT" sebelumnya.

⇦ KK 281 KK 283 ⇨

KK282: INILAH HARI KELIMAPULUH

do=d 6/4 MM ± 52

1

Inilah Hari Kelimapuluh,
Hari Pentakosta;
panen pertama menjadi nampak,
panen dari Paskah.

Reff:

Untuk siapakah panen pertama itu?
Untuk Tuhan, Sumber anugerah!

2

Biji benih yang telah ditanam
dengan air mata
hidup menjadi tumbuhan
dan buah-Nya sudah nyata.

3

Yesus ditanam dan bangkit pula
pada masa Paskah,
kini buah-Nya menjadi nyata
pada Pentakosta.

4

Yesus Tanaman yang Mahaagung,
diberkati Allah;
nampaklah hasil Tanaman itu:
orang yang percaya.

5

Hasil pertama mengandung janji
untuk panen akhir;
nanti tuaian pertama datang,
janganlah kuatir!

Syair: H. A. Pandopo, 1983/1984
Lagu: H. A. Pandopo, 1983/1984

Tonton YouTube-nya:
INILAH HARI KELIMAPULUH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 282 - INILAH HARI KELIMAPULUH

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KUDENGAR BERKATMU TURUN" mengabaikan kunci pengurutan baku "INILAH HARI KELIMAPULUH" sebelumnya.

⇦ KK 282 KK 284 ⇨

KK283: KUDENGAR BERKATMU TURUN

do=g 6/4 MM ± 126

1

Kudengar berkat-Mu turun
bagai hujan yang lebat,
menghidupkan padang gurun
dan menghibur yang penat.
Aku pun, aku pun,
ya, berkati aku pun!

2

Bapa, jangan Kaulewati
aku, walau ‘ku cemar;
‘ku tak layak Kau dekati,
namun rahmat-Mu besar.
Aku pun, aku pun,
kasihani aku pun!

3

Mampirlah, ya Juru s’lamat,
‘Kau dambaan hatiku;
aku rindu amat sangat
mendengar panggilan-Mu.
Aku pun, aku pun,
Yesus, panggil aku pun.

4

Mampirlah, ya Roh perkasa,
t’rangi mata hatiku;
sabda Kristus b’ri berkuasa
dalam diri hamba-Mu.
Aku pun, aku pu,
ya, terangi aku pun!

5

Amat lama tak ‘ku sadar
menyedihkan hati-Mu;
pada dunia ‘ku bersandar,
oh, s’lamatkan diriku!
Aku pun, aku pun,
o, slamatkan aku pun!

6

Kasih Allah yang sempurna,
darah Kristus yang kudus,
kuasa Roh yang tak terduga,
biar jaya dalamku.
Aku pun, aku pun,
sempurnakan aku pun!

7

Ikatlah hatiku, Tuhan,
selamanya pada-Mu;
b’rilah air kehidupan
melimpahi diriku.
Aku pun, aku pun,
ya, berkati aku pun!

Syair: Lord, I Hear of Showers Of Blssing, Elizabeth Codner, 1860, terj. Yamuger, 1977
Lagu: William Batchelder Bradbury,1862

Tonton YouTube-nya:
KUDENGAR BERKATMU TURUN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 283 - KUDENGAR BERKATMU TURUN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SEBARKAN WARTANYA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KUDENGAR BERKATMU TURUN" sebelumnya.

⇦ KK 283 KK 285 ⇨

KK284: SEBARKAN WARTANYA

do=bes 3/4 MM ± 112

1

Sebarkan wartanya kepada manusia
yang hidup berkesah di dunia resah.
Maklumkan segera berita mulia:
Penghibur tibalah!

Reff:

Penghibur tibalah! Penghibur tibalah!
Roh Allah yang kudus berlimpahlah terus.
Sebarkan wartanya kepada manusia:
Penghibur tibalah!

2

T’lah lewat malam g’lap, diganti t’rang tetap,
derita yang berat telah hilang lenyap.
Dan tiba harinya,janji-Nya pun genap:
Penghibur tibalah!

3

Hai, sambut segera Sang Raja yang besar,
mencari manusia, berdosa dan cemar.
Mereka ditebus, janji-Nya pun genap:
Penghibur tibalah!

4

Besarlah kasih-Nya! Kumasyhurkan lekas,
kepada dunia yang bimbang dan cemas.
Dan citra Tuhanku kupancarkan jelas:
Penghibur tibalah!

Syair: The Comforter Has Come, Frank Bottome, 1890, terj. Ferdinand Suleeman, 1970
Lagu: William James Kirkpatrick,1890

Tonton YouTube-nya:
SEBARKAN WARTANYA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 284 - SEBARKAN WARTANYA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI S’LURUH DUNIA" mengabaikan kunci pengurutan baku "SEBARKAN WARTANYA" sebelumnya.

⇦ KK 284 KK 286 ⇨

KK285: DI S’LURUH DUNIA

do=d 4/4 MM ± 104

1

Di s’luruh dunia
Roh Kudus berkarya,
di s’luruh dunia,
sesuai sabda nabi;
di s’luruh dunia
pengenalan akan Tuhan
s’perti air dalam laut,
memenuhi semuanya.

Syair: All Over the Word, Anonim, terj. Yamuger 1989
Lagu: All Over the Word, Anonim, terj. Yamuger 1989

Tonton YouTube-nya:
DI S’LURUH DUNIA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 285 - DI S’LURUH DUNIA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DIHARI PENTAKOSTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI S’LURUH DUNIA" sebelumnya.

⇦ KK 285 KK 287 ⇨

KK286: DIHARI PENTAKOSTA

do=f 6/8 MM ± 56

1

Di hari Pentakosta
Roh Kudus turunlah
mengajar murid Yesus
berkata,bekerja.

2

Roh Kudus berbicara
di dalam hatiku,
mengajar dan menolong
dan menyertaiku.

3

‘Ku suka mendengarkan
suara Roh Kudus
yang mengajarkan aku
mengikut Penebus.

4

Roh Kudus yang terkasih,
ku minta padaMu,
tetap setiap hari
diami hatiku.

Syair: When God the Holy Spirit, M.E. Knollys, 1937, terj. Yamuger,1984
Lagu: M.E. Knollys,1937

Tonton YouTube-nya:
DIHARI PENTAKOSTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 286 - DIHARI PENTAKOSTA