Kidung Keesaan/Cerita Alkitab

Dari Kidung
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 136 KK 138 ⇨

KK137: DULU YESUS BERPUASA

mi=a 3/4 MM ± 88

1

Dulu Yesus berpuasa empat puluh hari lamanya.
Ia pun merasa lapar, si penggoda datang katanya,
“Bila ‘Kau Putra Ilahi, batu ini jadikanlah roti.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Hidup tak hanya dengan roti.”

2

Kerajaan yang gemilang diperlihatkan kepada-Nya;
diserahkan bagi Yesus, asal Yesus mau menyembah.
“Kuberikan bagi Dikau, asal Tuan mau menyembahku.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Hanya Allah boleh disembah.”

3

Maka Yesus pun diangkat ke tempat yang tinggi dan ngeri,
agar Yesus mau meloncat, hingga orang kagum tak henti.
“Jatuhkanlah Diri Anda, dan malaikat-Mu akan menjaga.”
Jawab Yesus, sabda-Nya, “Janganlah mencobai Allahmu.”

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1979/1980, berdasarkan Matius 4:1-11; Lukas 4:1-13; Markus 1:12-13
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1979/1980/1984

Tonton YouTube-nya:
DULU YESUS BERPUASA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 137 - DULU YESUS BERPUASA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DULU YESUS BERPUASA" sebelumnya.

⇦ KK 137 KK 139 ⇨

KK138: ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN

do=d 2/4 MM ± 80

1

Ada orang yang sedang di dalam perjalanan;
tiba-tiba muncul orang jahat mencegatnya.
Dirampaslah hartanya, disakiti badannya,
ia pun terkaparlah di jalan yang lengang.

2

Imam dari suku Lewi lewat dan melihat:
ada orang yang sengsara dan perlu dirawat.
Apa yang dibuatnya bagi kawan seneg’ri?
Pura-pura tidak tahu dan terus pergi.

3

Ada orang asing dari tanah Samaria,
yang melihat dia, hatinya merasa iba:
luka dibersihkannya dan dibalut segera.
Orang Samaria, itulah sesamanya!

4

Ada mau menjadi seperti si Samaria,
akulah sesama bagi orang menderita;
bagi orang yang sedih, kawan maupun lawanku.
Itulah perintah Tuhan Yesus Penebus.

Syair: Antonius Soetanta, SJ, 1979, berdasarkan Lukas 10:30-37, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Antonius Soetanta, SJ, 1979

Tonton YouTube-nya:
ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 138 - ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BESAR DAN AJAIB" mengabaikan kunci pengurutan baku "ADA ORANG YANG SEDANG DI DALAM PERJALANAN" sebelumnya.

⇦ KK 138 KK 140 ⇨

KK139: BESAR DAN AJAIB

la=e 4/4 MM ± 92

1

Besar dan ajaib seluruh karya-Mu, Allah, yang Mahakuasa!
Adil dan benar segala jalan-Mu, Raja segala bangsa!
Siapa tak takut, Tuhan, tak mengagungkan nama-Mu?
Sebab hanya ‘Kau yang kudus; semua bangsa akan datang
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan,
dan sujud menyembah, sujud menyembah,
sujud menyembah Engkau, Tuhan.

Syair: Great and Marvelous, Wahyu 15:3-4, Bob Pitcher, 1980, disesuaikan oleh H.A. Pandopo, 1987
Lagu: Bob Pitcher, 1980

Tonton YouTube-nya:
BESAR DAN AJAIB


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 139 - BESAR DAN AJAIB


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BESAR DAN AJAIB" sebelumnya.

⇦ KK 139 KK 141 ⇨

KK140: GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA

re=e 4/4 MM ± 92

1

Gurun pasir akan bersukacita, tanah kering akan bersorak-sorai
seperti, seperti bunga mawar padang gurun ‘kan berbunga.
Mata air ‘kan terbit di sana, sungai mendirus padang belantara:
tanah kersang sungguh ‘kan menjadi sumber-sumber air!

Syair: H.A. Pandopo, 1987, berdasarkan Yesaya 35:1-2a, 6b
Lagu: Tarian rakyat Yahudi

Tonton YouTube-nya:
GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 140 - GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "RAJA DAUD YANG AGUNG" mengabaikan kunci pengurutan baku "GURUN PASIR AKAN BERSUKACITA" sebelumnya.

⇦ KK 140 KK 142 ⇨

KK141: RAJA DAUD YANG AGUNG

la=a 4/4 MM ± 58

1

Raja Daud yang agung, raja yang diurapi.
Umat Tuhan terlindung, rukun aman dan damai.

2

Iman raja pun runtuh kar’na nafsu dunia:
si Uria terbunuh, maka Tuhan pun murka.

3

Datang Natan berkata bahwa Daud berdosa.
Lalu Daud bertobat, murka Allah pun sirna.

Syair: R.A. Tarigan S., 1983, berdasarkan 2 Samuel
Lagu: R.A. Tarigan S., 1983, nuansa Batak Karo

Tonton YouTube-nya:
RAJA DAUD YANG AGUNG


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 141 - RAJA DAUD YANG AGUNG


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HAI, DENGARLAH ANAKKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "RAJA DAUD YANG AGUNG" sebelumnya.

⇦ KK 141 KK 143 ⇨

KK142: HAI, DENGARLAH ANAKKU

la=c 4/4 MM ± 86

1

Janganlah kiranya kasih dan serta kebajikan meninggalkanmu.
Tuliskanlah itu dalam hatimu serta kalungkan itu pada lehermu.

Reff:

Hai, dengarlah anakku, didikan yang dib’rikan orang tuamu,
kar’na panjang umurmu serta sejaht’ra ditambahkan padamu.

2

Percayalah pada Tuhanmu dan jangan ‘kau bersandar pada pengertianmu,
dan akui Dia dalam lakumu, maka jalanmu akan diluruskan-Nya.

Syair: Godlief Soumokil, 1999, berdasarkan Amsal 3:2
Lagu: Godlief Soumokil, 1999

Tonton YouTube-nya:
HAI, DENGARLAH ANAKKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 142 - HAI, DENGARLAH ANAKKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "INILAH CERITA ABRAHAM" mengabaikan kunci pengurutan baku "HAI, DENGARLAH ANAKKU" sebelumnya.

⇦ KK 142 KK 144 ⇨

KK143: INILAH CERITA ABRAHAM

la=d 4/4 MM ± 88

1

Inilah cerita Abraham: Ur Kasdim neg’ri asalnya.
Amat jauh perjalanannya ke neg’ri petunjuk Allah;
lama mengembaranya, sabda Ilahi pedomannya.

2

Inilah perintah Tuhannya: “Rumah bapak tinggalkanlah!”
Orang yang berkati kamu akan Kuberi berkat-Ku.
Ya, seisi dunia kar’na engkau Kuberkatilah!

3

Inilah iman percayanya: janji Allah pegangannya;
ia diberi turunan yang sebanyak bintang-bintang.
Maka kar’na imannya Allah telah membenarkannya.

Syair: Heb je welgehorrd van Abraham, Jan Wit, 1968, terj. H.A. Pandopo, 2002
Lagu: Jan Wit, 1968

Tonton YouTube-nya:
INILAH CERITA ABRAHAM


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 143 - INILAH CERITA ABRAHAM


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MARI TUTURKAN KEMBALI" mengabaikan kunci pengurutan baku "INILAH CERITA ABRAHAM" sebelumnya.

⇦ KK 143 KK 145 ⇨

KK144: MARI TUTURKAN KEMBALI

do=d 4/4 MM ± 100

1

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,
warta berharga sekali: Yesus Pahlawan besar!
Bahwa di malam lahir-Nya malak menyanyi merdu:
“Hormat dib’ri bagi Allah: dunia beroleh restu.”

Reff:

Mari tuturkan kembali kisah yang indah benar,
warta berharga sekali: Yesus Pahlawan besar!

2

Waktu Almasih puasa di padang tandus gersang,
untuk dosaku digoda, tapi akhirnya menang.
Mari tuturkan derita dan sengsara-Nya pedih;
untuk manusia yang hina Ia disiksa perih.

3

Tuhan dipaku di salib, tubuh memar didera,
mati-Nya nista dan aib, lalu dikubur seg’ra.
Warta gembira sekali: “Kubur tak dapat menang;
Tuhan t’lah hidup kembali!” Kita beroleh senang.

Syair: Tell Me the Story of Jesus, Fanny Jane Crosby, 1880, terj. E.L. Pohan Shn, 1971
Lagu: John Robson Sweney, 1880

Tonton YouTube-nya:
MARI TUTURKAN KEMBALI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 144 - MARI TUTURKAN KEMBALI

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "WAHAI ANAKKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "MARI TUTURKAN KEMBALI" sebelumnya.

⇦ KK 144 KK 146 ⇨

KK145: WAHAI ANAKKU

la=c 3/4 MM ± 84

1

Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;
panjang umurmu, juga lanjut usia,
damai sejaht’ra ditambahkan padamu.
Wahai anakku, janganlah kaulupakan ajaranku
dan biarkanlah hatimu mengamalkan perintahku;

2

Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.
Itu yang akan menyembuhkan tubuhmu
dan menyegarkan kekuatan ragamu.
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak,
takutlah ‘kau akan Tuhan dan jauhi kejahatan.

3

Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,
keuntungannya jauh lebih dari perak,
juga hasilnya melebihi mas murni.
Berbahagialah orang yang terus mendapat hikmat,
berbahagialah orang yang beroleh kepandaian,

4

Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,
maka ‘kau dapat penghargaan dan kasih
di mata Allah dan di mata manusia.
Kasih dan kesetiaan janganlah meninggalkanmu,
kalungkan pada lehermu, tuliskan pada loh hatimu,

Syair: Ispriyanto, 1999, berdasarkan Amsal 3:1-14
Lagu: Ispriyanto, 1999

Tonton YouTube-nya:
WAHAI ANAKKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 145 - WAHAI ANAKKU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YUNUS, YUNUS" mengabaikan kunci pengurutan baku "WAHAI ANAKKU" sebelumnya.

⇦ KK 145 KK 147 ⇨

KK146: YUNUS, YUNUS

la=c 4/4 MM ± 92

1

Firman Tuhan kepada Yunus: Pergi ke Niniwe!
Bangun ‘kau, dan pergi ke kota yang gede!
Berseru kepada orangnya, agar siap menghadapi ajalnya.

Reff:

Yunus, Yunus, pergilah ke Niniwe!
Mari, Yunus, ke kota yang gede!

2

Tapi Yunus tak bersedia pergi ke Niniwe:
tidak mau berseru di kota yang gede.
Ia lari dari tugasnya, tak peduli Niniwe dan orangnya!

3

Nabi Yunus naik kapal layar, menjauhi Niniwe.
Tapi Tuhan tak lupa kota yang gede.
Badai topan diturunkan-Nya, biar pulih kesadaran hamba-Nya!

4

Tapi Yunus kepala batu, tak mau ke Niniwe,
sungguh mati tak mau ke kota yang gede.
Awak kapal t’lah disuruhnya mencampakkannya ke dalam samud’ra.

5

Firman Tuhan ‘kan dilakukan terhadap Niniwe,
Ia sayang kepada kota yang gede!
Ada ikan yang disuruh-Nya menghantarkan Yunus dalam perutnya!

6

Dan akhirnya pesuruh Tuhan pergi ke Niniwe,
menyampaikan Firman di kota yang gede!
Dan bertobatlah penduduknya, hingga Tuhan membatalkan hukuman.

Syair: Jona, Jona, Eberhard Laue, 1968, terj. H.A. Pandopo, 1975
Lagu: Eberhard Laue, 1968

Tonton YouTube-nya:
YUNUS, YUNUS


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 146 - YUNUS, YUNUS