Kidung Keesaan/Keesaan Gereja (Oukoumene)

Dari Kidung
Revisi sejak 15 April 2026 07.55 oleh Kidung (bicara | kontrib) (Kidung Keesaan/Keesaan Gereja (Oukoumene))
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 595 KK 597 ⇨

KK596: SATUKANLAH KAMI, TUHAN

do=f 4/4 MM ± 88

1

Satukanlah kami, Tuhan,
di dalam kasih-Mu, Tuhan.
Bimbing langkah kami, langkah yang benar.
Taburkanlah damai yang menyatukan.

2

Tiada kuasa kami, Tuhan,
hadapi semua godaan.
Ulurkan tangan-Mu di perjalanan,
agar jangan ragu di persimpangan.

3

Hanyalah kuasa-Mu, Tuhan,
benteng perlindungan kami;
yang menyelamatkan di saat lengah.
Dari musuh jahat kami amanlah.

4

‘Kau Nakhoda kami, Tuhan,
hingga tiba di tujuan.
Kaulah Sang Pedoman, tiang yang teguh.
Satukanlah kami dalam baht’ra-Mu.

Syair: A.K. Saragih (1937-2012)
Lagu: D.R. Nainggolan, 2017, nuansa Batak Angkola

Tonton YouTube-nya:
SATUKANLAH KAMI, TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 596 - SATUKANLAH KAMI, TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BATU PENJURU G’REJA" mengabaikan kunci pengurutan baku "SATUKANLAH KAMI, TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 596 KK 598 ⇨

KK597: BATU PENJURU G’REJA

do=d 4/4 MM ± 100

1

Batu Penjuru G’reja dan Dasar yang esa,
yaitu Yesus Kristus, Pendiri umat-Nya.
Dengan kurban darah-Nya Gereja ditebus;
baptisan dan firman-Nya membuatnya kudus.

2

Terpanggil dari bangsa seluruh dunia,
manunggallah Gereja ber-Tuhan Yang Esa.
Aneka karunianya, esa baptisannya,
esa perjamuannya, esa harapannya.

3

Dilanda perpecahan dan paham yang sesat,
Jemaat diresahkan tekanan yang berat.
Kaum kudus menyerukan, “Berapa lamakah?”
Akhirnya malam duka diganti t’rang cerah.

4

Gereja takkan punah selama-lamanya,
dibimbing tangan Tuhan, dibela kasih-Nya.
Ditantang pengkhianat dan banyak musuhnya,
bertahanlah Jemaat dan jaya mulia.

5

Di dalam pencobaan dan perjuangannya
dinantikannya zaman sejahtera baka.
Di mata tercerminkan Gereja yang menang
mencapai perhentian sentosa cemerlang.

6

Gereja yang di surga dan yang di dunia
bersatu dalam Tuhan Tritunggal Yang Esa.
Ya Tuhan, b’ri anug’rah, supaya kami pun
Engkau tempatkan juga kekal di rumah-Mu

Syair: The Church’s One Foundation, Samuel John Stone, 1866, terj. Yamuger, 1982, revisi, 2019
Lagu: Samuel Sebastian Wesley, 1864

Tonton YouTube-nya:
BATU PENJURU G’REJA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 597 - BATU PENJURU G’REJA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "INSAN DICIPTAKAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BATU PENJURU G’REJA" sebelumnya.

⇦ KK 597 KK 599 ⇨

KK598: INSAN DICIPTAKAN

do=d 4/4 MM ± 72

1

Insan diciptakan
menghuni buana,
beraneka warnanya,
indah sempurna.
Ada kulit putih,
ada kulit hitam,
ada coklat yang terang,
ada yang kelam.
Oleh tangan Tuhan
kita diciptakan.
Napas kehidupan
tetap Tuhan pegang.
Sungguh tak berbeda
di hadapan Tuhan;
didekap penuh cinta,
agung kasih-Nya,
didekap penuh cinta,
agung kasih-Nya.

2

Asia dan Australia,
Afrika, Eropa,
ada di Amerika,
kita tersebar.
Harkat manusia
diciptakan sama,
biar tinggi dan rendah,
tiada berbeda.
Oleh tangan Tuhan
kita diciptakan.
Napas kehidupan
tetap Tuhan pegang.
Marilah selalu
hidup rukun, damai,
kita puji dan sembah
Tuhan yang Esa,
kita puji dan sembah
Tuhan yang Esa.

Syair: Pontas Purba, 2006
Lagu: Pontas Purba, 2006

Tonton YouTube-nya:
INSAN DICIPTAKAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 598 - INSAN DICIPTAKAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KITA SATU DI DALAM TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "INSAN DICIPTAKAN" sebelumnya.

⇦ KK 598 KK 600 ⇨

KK599: KITA SATU DI DALAM TUHAN

do=d 4/4 MM ± 108

1

Kita satu di dalam Tuhan,
satu G’reja yang esa.
Marilah bertolong-tolongan,
‘kau dan aku, s’muanya.
Marilah bertolong-tolongan,
‘kau dan aku, s’muanya.

2

Hujan, air dan matahari
Tuhan b’rikan s’muanya,
bulan, bintang memuji-muji
memenuhi semesta.
Bulan, bintang memuji-muji
memenuhi semesta.

3

Tuhan s’lalu memelihara
s’luruh alam semesta,
kita pun disuruh-Nya juga,
menyatakan kasih-Nya.
Kita pun di suruh-Nya juga,
menyatakan kasih-Nya.

Syair: Alfred Simanjuntak, 1980
Lagu: Alfred Simanjuntak, 1980

Tonton YouTube-nya:
KITA SATU DI DALAM TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 599 - KITA SATU DI DALAM TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SERIKAT PERSAUDARAAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "KITA SATU DI DALAM TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 599 KK 601 ⇨

KK600: SERIKAT PERSAUDARAAN

do=bes 4/4 MM ± 92

1

Serikat persaudaraan,
berdirilah teguh!
Sempurnakan persatuan
di dalam Tuhanmu.
Bersama-sama majulah,
dikuatkan iman,
berdamai, bersejahtera,
dengan pengasihan.

2

Serikatmu tetap teguh
di atas landasan,
yaitu satu Tuhanmu,
dan satulah Iman,
dan satu juga baptisan
dan Bapa satulah,
yang olehmu sekalian
dipuji, disembah.

3

Dan masing-masing kamu pun
dib’ri anugerah,
supaya kamu bertekun
dan rajin bekerja.
Hendaklah hatimu rendah,
tahu: Tuhan berpesan.
Jemaat menurut firman-Nya
berkasih-kasihan.

Syair: Bewaart op aard den broederband, Hendrik Hasper, 1935, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 2019, berdasarkan Efesus 4:2-7
Lagu: Kitab Nyanyian Wurtemburg, 1784

Tonton YouTube-nya:
SERIKAT PERSAUDARAAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 600 - SERIKAT PERSAUDARAAN [[Kategori:Bewaart op aard den broederband, Hendrik Hasper, 1935, terj. I.S. Kijne, 1946, revisi Yamuger, 2019, berdasarkan Efesus 4:2-7]]