Kidung Keesaan/Lingkungan Hidup: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan/Lingkungan Hidup
 
Kidung Keesaan/Lingkungan Hidup
 
Baris 1: Baris 1:
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 728 - BETAPA INDAH ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 728 - BETAPA INDAH ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 729 - AIR YANG JERNIH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 729 - AIR YANG JERNIH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 730 - HUTAN DAN RIMBA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 730 - HUTAN DAN RIMBA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 731 - INDAH ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 731 - INDAH ALAM SEMESTA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 732 - KARUNIA TUHAN YANG AGUNG|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 732 - KARUNIA TUHAN YANG AGUNG|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 733 - SEMAK BELUKAR MENGERING|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 733 - SEMAK BELUKAR MENGERING|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 734 - TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 734 - TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI|{{{1|KK}}}}}
{{top}}
{{top}}

Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 727 KK 729 ⇨

KK728: BETAPA INDAH ALAM SEMESTA

la=e 4/4 MM ± 76

1

Betapa indah alam semesta,
semua menyembah Sang Penciptanya.
Manusia dib’ri mandat oleh-Nya
memelihara, dan mengolahnya.

Reff:

Betapa indah karya-Mu, Tuhan,
tanda cinta-Mu bagi manusia.

2

Laut dan darat serta isinya,
perlakukanlah dengan saksama.
‘Pabila benar menggunakannya,
hidup manusia akan sejaht’ra.

Syair: Novia Palupi dan Naftali Agan, 2016
Lagu: Novia Palupi, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
BETAPA INDAH ALAM SEMESTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 728 - BETAPA INDAH ALAM SEMESTA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "AIR YANG JERNIH" mengabaikan kunci pengurutan baku "BETAPA INDAH ALAM SEMESTA" sebelumnya.

⇦ KK 728 KK 730 ⇨

KK729: AIR YANG JERNIH

do=d 4/4 MM ± 92

1

Air yang jernih sungguh menyegarkan
s’gala yang hidup membutuhkannya.
S’luruh manusia, hewan dan tanaman
tetap berlangsung kehidupannya.
Mari kita s’lalu ucap syukur
atas air yang dib’rikan Tuhan,
marilah kita s’lalu menjaganya
agar lestari seluruh alam.

2

Hanya Tuhanlah sumber air hidup
yang t’rus mengalir kepada kita.
Siapa yang meminum air hidup ini
sepanjang hayat tak haus lagi.
Mari kita rajin mendapatkan
air hidup yang dib’rikan Tuhan,
yang menyalurkan karunia berlimpah
supaya kita s’lalu bahagia.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Ernest Mariyanto, 2016

Tonton YouTube-nya:
AIR YANG JERNIH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 729 - AIR YANG JERNIH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HUTAN DAN RIMBA" mengabaikan kunci pengurutan baku "AIR YANG JERNIH" sebelumnya.

⇦ KK 729 KK 731 ⇨

KK730: HUTAN DAN RIMBA

la=c 4/4 MM ± 84

1

Hutan dan rimba, bukit dan lembah,
gunung lautan tak seperti dulu,
oh mengapa?
Hujan, kemarau, tidak teratur,
banjir dan kabut, asap pun melanda,
apa sebabnya?
Hai manusia, janganlah kaurusak alammu,
lestarikanlah dengan tanggung jawab.
Alam ini titipan kepada umat-Nya;
pelihara dengan hikmat.

2

Alam semesta ciptaan Tuhan,
harus dijaga umat manusia,
oh mengapa?
Hewan, tumbuhan, tanah dan air,
kita p’lihara sebagai berkat-Nya,
apa sebabnya?
Hai manusia, p’lihara dan jaga semesta
agar lestari, hijau berseri.
Alam indah dan segar, udara pun bersih;
berkat Tuhan yang paling mulia.
.

Syair: Berth P. Pahan, 2016
Lagu: Berth P. Pahan, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
HUTAN DAN RIMBA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 730 - HUTAN DAN RIMBA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "INDAH ALAM SEMESTA" mengabaikan kunci pengurutan baku "HUTAN DAN RIMBA" sebelumnya.

⇦ KK 730 KK 732 ⇨

KK731: INDAH ALAM SEMESTA

do=es 4/4 MM ± 92

1

Indah alam semesta
di awal penciptaannya:
laut, sungai, dan danau
dengan segala isinya,
darat luas membentang
bergunung, bukit dan lembah;
segala makhluk berkembang,
tak kekurangan hidupnya.

2

Kini alam rusaklah,
tak lagi tampak berseri,
banyak air tercemar,
kawasan jadi tak segar.
Gunung, bukit pun gersang,
jutaan pohon ditebang,
bencana banyak menerpa,
akibat ulah manusia.

3

Marilah, saudaraku,
nyatakan tanggung jawabmu:
yang tercemar bersihkanlah,
yang gersang pun suburkanlah
agar alam semesta
pulihlah sumber dayanya,
sehingga baik lingkungannya,
sejahtera penghuninya.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: G.G. Pahan, 2001, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
INDAH ALAM SEMESTA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 731 - INDAH ALAM SEMESTA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KARUNIA TUHAN YANG AGUNG" mengabaikan kunci pengurutan baku "INDAH ALAM SEMESTA" sebelumnya.

⇦ KK 731 KK 733 ⇨

KK732: KARUNIA TUHAN YANG AGUNG

do=d 4/4 MM ± 88

1

Karunia Tuhan yang agung
dib’ri kepada kita.
Lembah dan gunung, sungai terbentang,
dan tanah subur, hutannya lebat.
Mekarnya bunga di taman,
kicauan burung sangat merdu.
Semuanya adalah berkat
untuk hidup umat manusia.

2

Lingkungan hidup yang indah
selalu kita jaga.
Bila tertata indah dan bersih,
membawa damai dan sejahtera.
Bersama kita bersyukur
dengan menjaga ciptaan-Nya.
Semuanya adalah berkat
untuk hidup umat manusia.

3

Muliakanlah Sang Pencipta
dan pujilah nama-Nya,
sebab dib’ri kepada manusia
alam semesta dan seisinya.
Hendaklah kita berjuang
bersama melestarikannya.
Semuanya adalah berkat
untuk hidup umat manusia.

Syair: Lokakarya Palangkaraya, 2016
Lagu: Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
KARUNIA TUHAN YANG AGUNG


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 732 - KARUNIA TUHAN YANG AGUNG


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "SEMAK BELUKAR MENGERING" mengabaikan kunci pengurutan baku "KARUNIA TUHAN YANG AGUNG" sebelumnya.

⇦ KK 732 KK 734 ⇨

KK733: SEMAK BELUKAR MENGERING

la=c 4/4 MM ± 76

1

Semak belukar mengering,
dan hutan rimbun pun gersang.
Si jahat datang menyerbu
mulai membakar, menebang.

2

Malapetaka menerpa
manusia dan lingkungannya.
Udara tak lagi segar,
penuh dengan asap tebal.

3

Manusia, hewan dan ternak
terjangkit wabah yang seram,
terhimpit duka yang pedih,
mulai merana hidupnya.

4

Tuhan, ampuni umat-Mu,
ingatkan akan p’rintah-Mu,
supaya kami pun setia,
menjaga alam, karya-Mu.

Syair: Ernest Mariyanto, 2016
Lagu: Gerhard Gere, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
SEMAK BELUKAR MENGERING


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 733 - SEMAK BELUKAR MENGERING


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI" mengabaikan kunci pengurutan baku "SEMAK BELUKAR MENGERING" sebelumnya.

⇦ KK 733 KK 735 ⇨

KK734: TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI

la=c 2/4 MM ± 76

1

Tuhan, ‘Kau t’lah karuniakan kami
alam ini dan seisinya
untuk kehidupan yang serasi,
timbal balik saling memberi.

2

Oleh ulah yang tak terkendali,
dan serakah yang memalukan:
alam dikeruk, terkuras habis,
tak peduli hari esoknya.

3

Alam tidak lagi bersahabat:
bangkitlah amarah, mendera.
O, gempa dan banjir mahadahsyat.
Disebarnya maut dan resah.

4

Alam raya, Kaulah Penciptanya.
‘Kau menata indah berseri.
Tuhan, bangkitkan semangat kami:
cinta Dikau, cinta karya-Mu.

Syair: M. Karatem, 1989, revisi Yamuger, 2016
Lagu: M. Karatem, 1989

Tonton YouTube-nya:
TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 734 - TUHAN, ‘KAU T’LAH KARUNIAKAN KAMI