Kidung Keesaan/Kedukaan, Pemakaman dan Penghiburan: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan/Kedukaan, Pemakaman dan Penghiburan
 
Kidung Keesaan/Kedukaan, Pemakaman dan Penghiburan
 
Baris 1: Baris 1:
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan/Daftar Isi/Tabel}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 632 - JANGAN KAMI DITEGUR|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 632 - JANGAN KAMI DITEGUR|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 633 - BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 633 - BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 634 - BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 634 - BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 635 - BILA BADAI HIDUP MENERPAMU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 635 - BILA BADAI HIDUP MENERPAMU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 636 - BILA BADAI HIDUP TURUN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 636 - BILA BADAI HIDUP TURUN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 637 - BILA DUKA MENERPA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 637 - BILA DUKA MENERPA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 638 - DALAM RUMAH BAPAKU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 638 - DALAM RUMAH BAPAKU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 639 - DI BALIK MALAM|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 639 - DI BALIK MALAM|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 640 - HARAP AKAN TUHAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 640 - HARAP AKAN TUHAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 641 - JALAN HIDUP TAK SELALU|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 641 - JALAN HIDUP TAK SELALU|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 642 - JANJI YANG MANIS|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 642 - JANJI YANG MANIS|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 643 - JIKALAU GANDUM|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 643 - JIKALAU GANDUM|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 644 - KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 644 - KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 645 - KELAK AKAN BERJUMPA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 645 - KELAK AKAN BERJUMPA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 646 - YESUS, JURUS’LAMAT KAMI|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 646 - YESUS, JURUS’LAMAT KAMI|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 647 - KUNYALAKAN LILIN MUNGIL|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 647 - KUNYALAKAN LILIN MUNGIL|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 648 - MELEWATI LEMBAH AIR MATA|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 648 - MELEWATI LEMBAH AIR MATA|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 649 - TENANG DAN SABARLAH|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 649 - TENANG DAN SABARLAH|{{{1|KK}}}}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 650 - TUHAN SUMBER PENGHIBURAN|{{{1|KK}}
{{:Kidung Keesaan (KK) 650 - TUHAN SUMBER PENGHIBURAN|{{{1|KK}}}}}
{{top}}
{{top}}

Revisi terkini sejak 15 April 2026 07.55

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 631 KK 633 ⇨

KK632: JANGAN KAMI DITEGUR

do=g 4/4 MM ± 72

1

Jangan kami ditegur tak bersedih,
bila bermadah berdendang.
Di dalam Yesus, hanya dalam Dialah,
pengharapan yang kekal.
Yakinlah, hai umat beriman!
Callele’.

2

Pada Tuhan saja kami berserah,
di saat duka menerpa.
Di dalam Yesus, hanya dalam Dialah,
duka kami hilanglah.
Marilah berpasrah pada-Nya!
Callele’.

Syair: Lokakarya Toraja, 2015 (bait ke-1), Tiku Rari, 2015 (bait ke-2)
Lagu: Lagu rakyat Toraja: Pa’ Callele’

Tonton YouTube-nya:
JANGAN KAMI DITEGUR


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 632 - JANGAN KAMI DITEGUR


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK" mengabaikan kunci pengurutan baku "JANGAN KAMI DITEGUR" sebelumnya.

⇦ KK 632 KK 634 ⇨

KK633: BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK

do=bes 3/4 MM ± 104

1

Bangkit, ya ‘ku bangkitlah kelak,
tidurku sejenak;
hidup sempurna ‘ku diberi di surga.
Haleluya, Haleluya!

2

Agar tumbuh, gandum dibenam,
pun ‘ku demikian
‘kan digabungkan dengan tuaian Tuhan.
Haleluya, Haleluya!

3

Pada hari yang penuh syukur
‘ku nyanyi bermazmur:
dari kuburan ‘ku dibangkitkan Tuhan.
Haleluya, Haleluya!

4

‘Ku diantar oleh Penebus
ke dalam Bait kudus;
bersukaria kumuliakan Dia:
Haleluya, Haleluya!

Syair: Auferstehn, ja auferstehn wirst du, Friedrich Gottlieb Klopstock, 1758, terj. H.A. Pandopo, 1998
Lagu: Carl Heinrich Graun, 1758

Tonton YouTube-nya:
BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 633 - BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BANGKIT, YA ‘KU BANGKITLAH KELAK" sebelumnya.

⇦ KK 633 KK 635 ⇨

KK634: BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN

do=f 3/4 MM ± 88

1

Beristirahat orang yang beriman
yang memenangkan perjuangan besar.
Perbuatannya mengikutinya
ke dalam surga, tempat bahagia.

2

Air matamu dihapus Tuhanmu;
dulu menangis di waktu bersemai,
kini bersuka saat menuai,
penuh harapan, iman dan kasih.

3

Dan bila nanti Yesus memanggilmu,
dengan suara-Nya pusara ditembus,
maka yang fana dan duniawi
‘kan bangkit dalam wujud surgawi.

4

Puji dan hormat bagi-Mu, ya Tuhan,
atas berkat-Mu dan pemberian-Mu:
orang yang mati di dalam Yesus
akan tetap hidup dalam Dia.

Syair: Wie sie so sanft ruhn, Friedrich Burchard Beneken, 1787, terj. Tilly Lubis-Nainggolan, 1998
Lagu: Friedrich Burchard Beneken, 1787

Tonton YouTube-nya:
BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 634 - BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA BADAI HIDUP MENERPAMU" mengabaikan kunci pengurutan baku "BERISTIRAHAT ORANG YANG BERIMAN" sebelumnya.

⇦ KK 634 KK 636 ⇨

KK635: BILA BADAI HIDUP MENERPAMU

do=f 2/4 MM ± 68

1

Bila badai hidup menerpamu
dan cobaan pun datang mengganggu,
hanya satun janji harapanmu;
ya, janji Tuhanmu, pegang teguh.

Biar gunung-gunung pun beranjak,
serta bukit-bukit pun bergoncang,
kasih dan setia dari Tuhan
‘kan melindungimu, tetap teguh.

Pegang selalu janji Tuhan,
jangan lepaskan, walau siang atau malam;
enyahlah takut atau bimbang:
Tuhanlah pemilik hidupmu, hidupmu.

Biar gunung-gunung pun beranjak,
serta bukit-bukit pun bergoncang,
kasih dan setia dari Tuhan
‘kan melindungimu, tetap teduh,
‘kan melindungimu, tetap teduh.

Syair: Nang Humuntal Pe Angka Robean, Bonar Gultom (Gorga), 1972, berdasarkan Yesaya 54:10
Lagu: Bonar Gultom (Gorga), 1972, nuansa Batak Toba

Tonton YouTube-nya:
BILA BADAI HIDUP MENERPAMU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 635 - BILA BADAI HIDUP MENERPAMU


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA BADAI HIDUP TURUN" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA BADAI HIDUP MENERPAMU" sebelumnya.

⇦ KK 635 KK 637 ⇨

KK636: BILA BADAI HIDUP TURUN

do=g 9/8 MM ± 60

1

Bila badai hidup turun
dan samud’ra menderu,
kucarikan perlindungan
di naungan Tuhanku.

Reff:

Dilindungi, dilindungi,
dari mara dinaungi.
Dilindungi, dilindungi,
di naungan Tuhanku.

2

Dan kendati ‘ku dicoba,
makin nyata kasih-Nya,
kar’na dalam kasih jua
dipecut-Nya anak-Nya.

3

Musuh akan melukai,
Iblis ganas menyerang,
Tuhan akan menjagaku,
dibuat-Nya ‘ku senang.

4

Meskipun mendukung salib,
waktu ombak mengempas,
Yesus jaga ‘kan jiwaku,
oleh Yesus ‘ku lepas.

Syair: When the Storms of Life Are Raging, Mary Elizabeth Servoss,1878, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: James McGranahan, 1882

Tonton YouTube-nya:
BILA BADAI HIDUP TURUN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 636 - BILA BADAI HIDUP TURUN

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "BILA DUKA MENERPA" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA BADAI HIDUP TURUN" sebelumnya.

⇦ KK 636 KK 638 ⇨

KK637: BILA DUKA MENERPA

do=d 3/4 MM ± 70

1

Bila duka menerpa,
janganlah ‘kau sedih.
Cari Yesus Tuhanmu selalu.
Tak ‘kan dibiarkan-Nya
hidupmu sendiri,
kasih Yesus s’lalu besertamu.

Reff:

Yesus pasti memberi
kedamaian yang penuh.
Dia Batu Karang yang teguh.
Yesus pasti memberi
kedamaian yang penuh.
Dia Batu Karang yang teguh.

2

Hidupmu bagaikan daun,
segera ‘kan layu.
Demikian hidup manusia.
Firman Tuhan yang kekal
diberi padamu;
peganglah dengan teguh s’lamanya.

3

Aku datang bertelut
di depan-Mu, Tuhan,
kuserahkan diriku pada-Mu.
Penghiburan yang Kaub’ri
meneguhkan iman.
Kini jiwaku tent’ram serta-Mu.

Syair: Fridel Eduard Lango, 1992
Lagu: Fridel Eduard Lango, 1992

Tonton YouTube-nya:
BILA DUKA MENERPA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 637 - BILA DUKA MENERPA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DALAM RUMAH BAPAKU" mengabaikan kunci pengurutan baku "BILA DUKA MENERPA" sebelumnya.

⇦ KK 637 KK 639 ⇨

KK638: DALAM RUMAH BAPAKU

do=c 6/4 MM ± 100

1

“Dalam rumah Bapa-Ku banyak tempatnya”,
terdengar suara Yesus yang merdu;
Dia pergi ke Neg’ri t’rang surga yang baka,
menyediakan tempatmu dan tempatku.

Reff:

Jangan tolak kasih Tuhanmu setia,
agar ‘kau pun boleh masuk t’rang mulia
“Dalam rumah Bapa-Ku banyak tempatnya”.
Percayalah, tentu ‘kau dit’rima-Nya.

2

Yesus mati atas salib-Nya yang hina
untuk menghapus segala dosamu,
nanti pada suatu hari yang ceria
kita pun berkumpul dalam rumah Hu.

3

Bila ‘kau ditinggalkan teman-temanmu,
dalam dunia ini yang penuh sesal.
Pandang Yesus, Jurus’lamat dan Tuhanmu,
pada-Nya persahabatan yang kekal.

Syair: In My Father’s House, Aileene Hanks, 1953, terj. K.P. Nugroho, 1962
Lagu: Aileene Hanks, 1953

Tonton YouTube-nya:
DALAM RUMAH BAPAKU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 638 - DALAM RUMAH BAPAKU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "DI BALIK MALAM" mengabaikan kunci pengurutan baku "DALAM RUMAH BAPAKU" sebelumnya.

⇦ KK 638 KK 640 ⇨

KK639: DI BALIK MALAM

do=es 4/4 MM ± 68

1

Di balik malam terbitlah fajar;
bersama Yesus kita senang.
Jerih dunia telah berakhir
di balik malam surga tenang.

2

Di balik malam ‘ku dibimbing-Nya
kepada Bapa yang kusembah.
Hadirat Allah kulihat nyata
di balik malam selamanya.

3

Di balik malam cerah semua
kabut menghilang, badai lenyap.
Hari bersuka, tiada hentinya,
di balik malam nikmat tetap.

4

Di balik malam kita berjumpa
kawan seiman yang ditebus;
di rumah Bapa tak lagi pisah,
di balik malam kekal kudus.

Syair: Beyond the Sunset, Virgil Prentiss Brock, 1936, terj. Yamuger, 1999
Lagu: Blanche Kerr Brock, 1936

Tonton YouTube-nya:
DI BALIK MALAM


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 639 - DI BALIK MALAM


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "HARAP AKAN TUHAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "DI BALIK MALAM" sebelumnya.

⇦ KK 639 KK 641 ⇨

KK640: HARAP AKAN TUHAN

do=d 4/4 MM ± 92

1

Harap akan Tuhan, hai jiwaku!
Dia perlindungan dalam susahmu.
Jangan resah, tabah berserah,
kar’na habis malam pagi merekah.
Dalam derita dan kemelut
Tuhan yang setia, Penolongmu!

2

Harap akan Tuhan, hai jiwaku!
Dia perlindungan dalam susahmu.
Walau sendu, hatimu remuk,
Tuhan mengatasi tiap kemelut.
Ya Tuhan, tolong ‘ku yang lemah:
setia-Mu kokoh selamanya!

3

Harap akan Tuhan, hai jiwaku!
Dia perlindungan dalam susahmu.
Jalan sedih nanti berhenti;
Yesus memberikan hidup abadi.
Habis derita di dunia,
purna sukacita. Haleluya!

Syair: Harre, meine Seele, Friedrich Räder (1815-1872), terj. Yamuger, 1983
Lagu: Henri Auguste César Malan, 1827

Tonton YouTube-nya:
HARAP AKAN TUHAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 640 - HARAP AKAN TUHAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "JALAN HIDUP TAK SELALU" mengabaikan kunci pengurutan baku "HARAP AKAN TUHAN" sebelumnya.

⇦ KK 640 KK 642 ⇨

KK641: JALAN HIDUP TAK SELALU

do=d 3/4 MM ± 70

1

Jalan hidup tak selalu tanpa kabut yang pekat,
namun kasih Tuhan nyata pada waktu yang tepat.
Mungkin langit tak terlihat oleh awan yang tebal.
di atasnyalah membusur p’langi kasih yang kekal.

Reff:

Habis hujan tampak p’langi bagai janji yang teguh,
di balik duka menanti p’langi kasih Tuhanmu.

2

Jika badai menyerangmu, awan turun menggelap,
carilah di atas awan p’langi kasih yang tetap.
Lihatlah warna-warninya, lambang cinta yang besar,
Tuhan sudah b’ri janji-Nya, jangan lagi ‘kau gentar.

3

Jauhkan takut putus asa, walau jalanmu gelap,
perteguh kepercayaan dan langkahmu pertegap.
“Tuhan Allah itu kasih”, itulah penghiburmu,
di atas duka bercahaya p’langi kasih Tuhanmu.

Syair: Love’s Rainbow, Flora Kirkland, 1923, terj. E.L. Pohan Shn, 1966, revisi Yamuger, 2019
Lagu: Isaac H. Meredith, 1923

Tonton YouTube-nya:
JALAN HIDUP TAK SELALU


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 641 - JALAN HIDUP TAK SELALU

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "JANJI YANG MANIS" mengabaikan kunci pengurutan baku "JALAN HIDUP TAK SELALU" sebelumnya.

⇦ KK 641 KK 643 ⇨

KK642: JANJI YANG MANIS

do=as 4/4 MM ± 96

1

Janji yang manis: “Kau tak Kulupakan”,
tak terombang-ambing lagi jiwaku.
Walau lembah hidupku penuh awan,
nanti ‘kan cerahlah langit di atasku.

Reff:

“Kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku memimpinmu, Aku membimbingmu;
‘kau tidak ‘kan Aku lupakan,
Aku Penolongmu, yakinlah teguh”.

2

Yakin ‘kan janji: “Kau tak Kulupakan”,
dengan sukacita aku jalan t’rus.
Dunia dan kawan tiada kuharapkan,
satu yang setia: Yesus Penebus.

3

Dan bila pintu surga dibukakan,
selesailah sudah susah dan lelah.
‘Kan kudengarlah suara mengatakan:
“Hamba yang setiawan, mari masuklah”.

Syair: I Will Not Forget Thee, Charles Hutchinson Gabriel, 1914/1915, terj. E.L. Pohan Shn, 1966
Lagu: Charles Hutchinson Gabriel, 1914/1915

Tonton YouTube-nya:
JANJI YANG MANIS


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 642 - JANJI YANG MANIS

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "JIKALAU GANDUM" mengabaikan kunci pengurutan baku "JANJI YANG MANIS" sebelumnya.

⇦ KK 642 KK 644 ⇨

KK643: JIKALAU GANDUM

do=d 2/4 MM ± 80

1

Jikalau gandum terjatuh di tanah,
tetap sebiji tiada buahnya.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
jikalau mati akan banyak buahnya.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
jikalau mati akan banyak buahnya.

2

Barangsiapa sayangkan nyawanya,
pastilah nakan binasa nyawanya.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
yang merelakan nyawa akan bahagia.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
yang merelakan nyawa akan bahagia.

3

Jikalau kita mengabdi Sang Putra,
pastilah kita dipuji Bapanya.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
bersama Dia kita diagungkan-Nya.
Sesungguhnya telah difirmankan Tuhan:
bersama Dia kita diagungkan-Nya.

4

Ya Tuhan Yesus, berikan daya-Mu
untuk menanggung derita dan beban.
Percaya kami akan firman-Mu, Tuhan,
yang menguatkan iman kami pada-Mu.
Percaya kami akan firman-Mu, Tuhan,
yang menguatkan iman kami pada-Mu.

Syair: J. Marbun, 1986, berdasarkan Yohanes 12:20-36, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: J. Marbun, 1986, Lokakarya Komposisi Komlit KAM, 1986

Tonton YouTube-nya:
JIKALAU GANDUM


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 643 - JIKALAU GANDUM


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "JIKALAU GANDUM" sebelumnya.

⇦ KK 643 KK 645 ⇨

KK644: KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN

do=es 4/4 MM ± 92

1

Kekuatan serta penghiburan
diberikan Tuhan padaku.
Tiap hari aku dibimbing-Nya;
tiap jam dihibur hatiku.
Dan sesuai dengan hikmat Tuhan
‘ku dib’rikan apa yang perlu.
Suka dan derita bergantian
memperkuat imanku.

2

Tiap hari Tuhan besertaku,
diberi rahmat-Nya tiap jam.
Diangkat-Nya bila aku jatuh,
dihalau-Nya musuhku kejam.
Yang nama-Nya Raja Mahakuasa,
Bapa yang kekal dan abadi,
mengimbangi duka dengan suka
dan menghibur yang sedih.

Syair: Blott en dag, Carolina Sandell Berg, 1865, terj. E.L. Pohan Shn, 1969
Lagu: Oscar Ahnfelt, 1872

Tonton YouTube-nya:
KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 644 - KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KELAK AKAN BERJUMPA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KEKUATAN SERTA PENGHIBURAN" sebelumnya.

⇦ KK 644 KK 646 ⇨

KK645: KELAK AKAN BERJUMPA

do=es 4/4, 2/4 MM ± 76

1

Kelak akan berjumpa
teman yang seiman,
di saat kita sampai
di surga cemerlang,
di surga cemerlang,
di surga cemerlang.

2

Mari melawan dosa
dengan hati tegar.
Janganlah ‘kau terlena
di dunia yang fana,
di dunia yang fana,
di dunia yang fana.

3

Kelak akan berjumpa
seluruh umat-Nya
di sisi Allah Bapa,
di saat t’lah menang,
di saat t’lah menang,
di saat t’lah menang.

Syair: Lebt wohl, wir sehn uns wieder, Christian Heinrich Zeller (1779-1860), terj. E.L. Pohan Shn (1917-1993)
Lagu: Johann Ulrich Wehrli (?-1839)

Tonton YouTube-nya:
KELAK AKAN BERJUMPA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 645 - KELAK AKAN BERJUMPA


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "YESUS, JURUS’LAMAT KAMI" mengabaikan kunci pengurutan baku "KELAK AKAN BERJUMPA" sebelumnya.

⇦ KK 645 KK 647 ⇨

KK646: YESUS, JURUS’LAMAT KAMI

do=f 3/4, 4/4 MM ± 76

1

Yesus, Jurus’lamat kami,
atas maut ‘Kau menang.
Perhatikanlah umat-Mu
yang mengikut wafat-Mu.
Ya Yesus, dengarkanlah
seruan umat-Mu.

2

Yesus, Dikau Sang Penghibur
bagi orang yang sedih.
Lipurlah hati umat-Mu
dan teguhkan imannya.
Ya Yesus, dengarkanlah
seruan umat-Mu.

Syair: Madah Suci, 1972, revisi Tim Puji Syukur, 1991
Lagu: Madah Suci, 1972

Tonton YouTube-nya:
YESUS, JURUS’LAMAT KAMI


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 646 - YESUS, JURUS’LAMAT KAMI


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "KUNYALAKAN LILIN MUNGIL" mengabaikan kunci pengurutan baku "YESUS, JURUS’LAMAT KAMI" sebelumnya.

⇦ KK 646 KK 648 ⇨

KK647: KUNYALAKAN LILIN MUNGIL

do=c 3/4 MM ± 76

1

Kunyalakan lilin mungil
di dekat jenazahmu.
Air mataku pun menetes,
hatiku remuk redam.
Pedih nian kurasakan,
‘kau tak lagi tersenyum.
Ini saat perpisahan
yang tak bisa kucegah.

2

Kuucapkan doa suci
pada Allah Bapaku.
Kini ‘kau dalam lindungan
rahmat-Nya penuh lembut.
Di naungan-Nya ‘kau terlindung,
dipeluk-Nya ‘kau tenang.
Kasih Allah yang abadi
mengembanmu ke seb’rang.

3

‘Kan kutabur bunga wangi,
mengharumkan kuburmu.
Walau hati penuh lara,
keyakinanku teguh.
Lewat kegelapan malam,
fajar pagi merekah.
Lewat kubur lintas maut,
kebangkitan menjelma!

4

Kunyalakan harapanku;
ada waktu bertemu.
Di sanalah kita nanti
sama-sama tersenyum.
Air mata ‘kan berganti
sukacita yang kekal.
S’lamat jalan kekasihku,
kasih Allah beserta.

Syair: Sonia C. Parera Hummel
Lagu: Monica Pariela Parera

Tonton YouTube-nya:
KUNYALAKAN LILIN MUNGIL


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 647 - KUNYALAKAN LILIN MUNGIL


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "MELEWATI LEMBAH AIR MATA" mengabaikan kunci pengurutan baku "KUNYALAKAN LILIN MUNGIL" sebelumnya.

⇦ KK 647 KK 649 ⇨

KK648: MELEWATI LEMBAH AIR MATA

do=g 6/4 MM ± 100

1

Melewati lembah air mata,
jalanku gelap dan ngeri;
Tuhan, pimpinan-Mu kudambakan,
‘ku tak dapat maju sendiri.

Reff:

‘Ku tiada tahu jalannya, Tuhan,
Engkaulah yang mengerti;
terang-Mu halau ketakutan,
‘ku tak dapat maju sendiri.

2

Tiada sobat lain yang membantu,
‘ku sangat lemah dan letih;
Tuhan, berjalanlah di dekatku,
‘ku tak dapat maju sendiri.

3

Bila badai hidup menerpaku,
mentari pun tak berseri,
Tuhan, biarlah kupegang tangan-Mu;
‘ku tak dapat maju sendiri.

Syair: I Cannot Find the Way Alone, Albert Edward Brumley, 1954, terj. K.P. Nugroho (1928-1994)
Lagu: Albert Edward Brumley, 1954

Tonton YouTube-nya:
MELEWATI LEMBAH AIR MATA


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 648 - MELEWATI LEMBAH AIR MATA

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TENANG DAN SABARLAH" mengabaikan kunci pengurutan baku "MELEWATI LEMBAH AIR MATA" sebelumnya.

⇦ KK 648 KK 650 ⇨

KK649: TENANG DAN SABARLAH

do=f 4/4 MM ± 94

1

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Tahan derita, jangan mengeluh.
Serahkan sajalah pada Tuhanmu
segala duka yang menimpamu.
Allah setia, tak mengecewakan
yang di naungan-Nya ingin berteduh.

2

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Biarlah Tuhan yang memimpinmu,
sebab di tangan Allah masa lampau,
dikendalikan masa depanmu.
Gelombang dahsyat takkan menerpamu
kar’na di bawah kuasa Tuhanmu.

3

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku;
bila berpulang sobat terdekat
dan ‘kau dirundung oleh kesedihan,
Tuhan mengangkat duka yang berat.
Kasih karunia akan kauterima
dari Tuhanmu, Sumber Alhayat.

4

Tenang dan sabarlah, wahai jiwaku.
Sebentar lagi saat tibalah
bahwa engkau berjumpa dengan Dia
yang menghiburmu di masa lelah.
Di sanalah engkau ‘kan memuji-Nya,
menyanyi riang s’lama-lamanya.

Syair: Be Still, My Soul, Katharina von Schlegel, 1752/Jane Bortwick, 1855, terj. E.L. Pohan, 1966 (bait ke-1, 2 dan 4), Yamuger, 1987 (bait ke-3)
Lagu: Jean Sibelius (1865-1957)

Tonton YouTube-nya:
TENANG DAN SABARLAH


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 649 - TENANG DAN SABARLAH


Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan

Peringatan: Kunci pengurutan baku "TUHAN SUMBER PENGHIBURAN" mengabaikan kunci pengurutan baku "TENANG DAN SABARLAH" sebelumnya.

⇦ KK 649 KK 651 ⇨

KK650: TUHAN SUMBER PENGHIBURAN

la=cis 4/4 MM ± 68

1

Kekasih tercinta telah pergi,
kembali ke pangkuan Sang Pencipta,
berakhirlah tugasnya di dunia,
menerima mahkota abadi.

Reff:

Tuhan Sumber penghiburan,
Tuhan Sumber kekuatan
bagi umat yang berduka.

2

Ya Tuhan, berilah kekuatan
kepada keluarga yang berduka,
agar teguh beriman kepada-Mu,
tak larut dalam duka yang pedih.

Syair: Wahono Hadi, 2016
Lagu: Sugiyanto, 2016, nuansa Dayak, Lokakarya Palangkaraya, 2016

Tonton YouTube-nya:
TUHAN SUMBER PENGHIBURAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 650 - TUHAN SUMBER PENGHIBURAN