Kidung Keesaan (KK) 170 - DUNIA KEDINGINAN: Perbedaan antara revisi

Dari Kidung
Kidung Keesaan (KK) 170
Kidung Keesaan (KK) 170
 
Baris 1: Baris 1:
{{{{{1|KK}}}
{{{{{1|KK}}}
|id          = 174
|id          = 174
|no_prev      = 169
|no_next      = 171
|no          = 170
|no          = 170
|title        = DUNIA KEDINGINAN
|title        = DUNIA KEDINGINAN

Revisi terkini sejak 31 Maret 2026 09.07

Navigasi lagu:
<htmlet>kk</htmlet>

⇦ Kembali ke Kidung Keesaan


⇦ KK 169 KK 171 ⇨

KK170: DUNIA KEDINGINAN

do=f 4/4 MM ± 88

1

Dunia kedinginan, kaku membeku:
damai yang sejati tiada bertemu.
Wabah kekerasan, siksa tirani
sampai masa kini tidak berhenti.

2

Tapi Firman Allah tak terbelenggu:
Kasih mencairkan hati yang beku.
Dalam dunia dingin kandang cukuplah
untuk mengenali Khalik semesta.

3

Segenap malaikat memuliakan-Nya
dan gembala miskin sujud menyembah;
Yusuf dan Maria saleh bersyukur;
pemberian Majus: mas, menyan dan mur.

4

Kuberikan apa, Yesus, bagi-Mu?
Andai ‘ku gembala, kub’ri dombaku;
Andai ‘ku Majusi: mas, menyan dan mur.
Kuberikan apa? Hati bersyukur!

Syair: In the Bleak Midwinter, Christina Georgina Rossetti, 1872, terj. H.A. Pandopo, 1981 (bait ke-1-3), Yamuger, 1981 (bait ke-4)
Lagu: Gustav Theodore Holst (1874-1934)

Gagal membuat miniatur:
Tonton YouTube-nya:
DUNIA KEDINGINAN


Syair / Lirik Indonesia Kidung Keesaan 170 - DUNIA KEDINGINAN